info kegiatan detail

FISIP Universitas Malikussaleh
  • Info
  • Info Kegiatan
staff

Lhoksukon - Meski sudah beraudiensi, mahasiswa Kabupaten Aceh Utara belum juga mendapat kejelasan soal bantuan beasiswa untuk mahasiswa dan santri yang menyelesaikan tugas akhir. Karena itu, mahasiswa menilai pemerintah tidak serius soal pendidikan."Dalam audiensi dengan DPRK kemarin (Selasa), belum ada titik temu soal penambahan beasiswa untuk mahasiswa dan santri Aceh Utara. Dari itu kami menilai pemerintah tidak serius soal pendidikan di Aceh Utara," kata Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unimal, Muslem Hadimi kepada GoAceh, Rabu (18/1/2017).

Muslem mengatakan, tujuan dilakukan audiensi untuk membahas soal bantuan beasiswa untuk mahasiswa dan santri Aceh Utara yang diplot dalam RAPBK 2017 masing-masing lebih dari Rp500 juta. Sedangkan tahun lalu mencapai Rp1 miliar lebih.

"Dalam audiensi kemarin, sebelumnya kami sudah surati pihak pemerintah untuk hadir. Namun yang hadir hanya mewakili dari DPKAD. Kami sangat kecewa karena masalah itu tidak ada titik temu," ujarnya.

Seperti diberitakan, audiensi kemarin yang berlangsung di DPRK dihadiri Wakil Ketua DPRK Muliadi dan Abdul Muthalib. Audiensi kemudian bubar tanpa ada kesimpulan yang bisa dipegang.

 

Sumber asli dapat diakses di : https://www.goaceh.co/berita/baca/2017/01/18/mahasiswa-aceh-utara-nilai-pemerintah-tak-serius-soal-pendidikan#sthash.ZtD6Wuk0.dpbs