info kegiatan detail

FISIP Universitas Malikussaleh
  • Info
  • Info Kegiatan
staff

Lhoksukon -- Masjid, musalla dan meunasah di Aceh, selain digunakan oleh warga untuk beribadah, juga digunakan sebagai pusat penunjang belajar pendidikan agama. Fasilitas vital tersebut sangat dibutuhkan dan mendesak untuk dibangun kembali di Serambi Mekkah.

Direktur LSM Geusapa, Muntasir Ramli menyebutkan, pascagempa Aceh 6,4 SR pada 7 Desember 2016 hingga 14 Desember 2016 telah mengakibatkan 103 orang meninggal, luka berat 138 orang dan luka ringan 666 orang.

Selain itu, jumlah pengungsi tersebar di tiga Kabupaten Pidie, Pidie Jaya dan Biruen sebanyak 85.161 jiwa. Kerusakan masjid dan meunasah 197 unit, musalla 21 unit beserta ratusan fasilitas umum lainnya.

Atas dasar kata Muntasir, Gerakan Samudera Pasai (Gesapa) yang bergerak di bidang pendidikan, sosial dan agama, menginisiasi Gerakan Bangun Masjid (GBM) yang telah rusak dan runtuh melalui penggalangan dana.

Masyarakat dapat berpatisipasi langsung untuk mengirim donasi atau sumbangan melalui Rekening BRI 0690-01-000987-53-8. KCP Lhoksukon atau mengantar ke Sekretariat LSM Gesapa Jl. Lhoksukon-Matangkuli No. 03 Desa Asan LB Lhoksukon - Aceh Utara atau menghubungi Koordinator GMB melalui 0852 77267776 (Tgk. Zulfikar) dan Bendahara Islawadi 0823 63152976.

Rekening dibuka mulai 12 Rabiul Awal (12 Desember 2016 s.d 12 Juni 2017). Dengan adanya bantuan dan partisipasi dari masyarakat, diharapkan dapat membantu membangun kembali masjid yang telah runtuh.

"Mari sedekahkan harta terbaik kita, untuk membangun kembali Rumah ALLAH di Bumi Serambi Mekkah," ajak alumni FISIP Unimal itu.

Muntasir mengutip sebuah hadits Rasullah, “Barangsiapa yang membangun masjid karena Allah Ta’ala maka Allah akan membangunkan baginya rumah (istana) di Surga”. (HR. Al-Bukhari dan Muslim).

 

Sumber asli dapat diakses di : https://www.goaceh.co/berita/baca/2016/12/16/gesapa-inisiasi-gerakan-bangun-mesjid-pascagempa-aceh#sthash.CDMPN4xr.dpbs