info kegiatan detail

FISIP Universitas Malikussaleh
  • Info
  • Info Kegiatan
staff

Baranewsaceh.co, Lhokseumawe – Proses dan tahapan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah sudah dimulai. Pemilukada merupakan pesta demokrasi rakyat yang diharapkan bisa berjalan dengan aman dan lancar. Berbagai pihak diharapkan bisa mendukung dan ikut mensukseskan pelaksanaannya, tak terkecuali mahasiswa. Tahun politik ini merupakan tantangan dan ancaman bagi mahasiswa apakah mampu menjaga netralitasnya dari kepentingan politik apapun.

Armi Arija, alumnus Fisip Unimal mengingatkan bahwa  peran mahasiswa sangatlah krusial. Mereka memiliki fungsi sebagai social control yang mengharuskannya menjadi oposisi permanen pemerintah dan terbebas dari politik praktis.

“Individu mahasiwa memang memiliki hak politik, namun atas nama mahasiswa sungguhlah tidak pantas jika mereka terjun kedalam politik praktis, apalagi jual lembaga dan almamater“, pungkasnya.

Armi juga menambahkan bahwa saat ini tak bisa dipungkiri adanya mahasiswa yang ikut terlibat sebagai pendukung salah satu calon. Ada di kalangan mereka secara terang-terangan menyatakan diri sebagai relawan dan tim sukses calon. Hal ini tentu sangat tidak selaras dengan sikap independensi dan netralitas mahasiswa.

Di akhir pernyataanya Armi Arija yang juga mahasiswa pascasarjana Adm Publik Unimal ini menekankan bahwa “mahasiswa haruslah memiliki pengetahuan di bidang politik agar tidak lagi dibodohi oleh kepentingan-kepentingan politik praktis yang dengan sengaja menyasar pemilih muda yang dianggap buta akan politik”, demikian Armi. (HP)

 

Sumber asli dapat diakses di : http://baranewsaceh.co/armi-2017-mahasiswa-harus-netral-dan-tidak-tersandera-kepentingan-politik/