info kegiatan detail

FISIP Universitas Malikussaleh
  • Info
  • Info Kegiatan
staff

Bukit Indah, Lhokseumawe – Prof. Drs. H. Yusny Saby, MA., Ph.D menyampaikan Kuliah Umum dengan tema “Politik dan Radikalisme” di Aula FISIP Kampus Bukit Indah, Kamis (27/10/2016) pagi. Guru Besar UIN Ar-Raniry dan Ketua Forum Koordinasi dan Pencegahan Terorisme Aceh tersebut memenuhi undangan program studi Ilmu Politik FISIP Unimal untuk menjadi pemateri pada acara ini.

Kuliah Umum berlangsung dari pukul 09.00 s.d. 12.00 WIB, dengan dibuka secara langsung oleh Dekan FISIP Unimal, M. Akmal, S.Sos., MA.

Ketua Program Studi Ilmu Politik, Bobby Rahman, S.Sos., M.Si  dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada Sang Professor yang sudah mau meluangkan waktu memberi pendidikan kepada mahasiswa Ilmu Politik. “Kami sangat bangga dengan kehadiran Prof. Yusny Saby, apalagi pada saat ini di UIN Ar-Raniry sedang diselenggarakan Konferensi Internasional, tapi beliau memilih untuk berada di tengah-tengah kita”, ujar Bobby.

Sementara itu, dalam kuliah umum yang dipandu oleh Dr. Rasyidin selaku moderator, Prof. Yusny Saby menyampaikan bahwa makna jihad sangat luas. “Jihad kita sebagai orang beragama adalah bekerjakeras dan tekun untuk memperluaskan jangkauan misi agama rahmatan lil ‘alamin. Kalau dengan itu kita yakini akan mendapatkan ridha dan surga Allah, maka tugas kita adalah membuat surga di dunia ini”, jelasnya.

Lebih jauh beliau memaparkan tentang kondisi politik dan radikalisme di Aceh. Menurut beliau, ada dinamika di Aceh yang kadangkala kelebihan dosis, yang diwarnai atau tertransformasi ke dalam format berpolitik dan beragama. “Pada dasarnya dinamika itu adalah alami, namun ketika berlebihan timbullah radikalisme”, ujarnya. Untuk itu, Prof. Yusny mengingatkan peserta kuliah umum agar pandai-pandai menyaring informasi, terutama dari media sosial yang kadangkala terselip fitnah yang mengatasnamakan agama. Beliau juga meminta umat Islam untuk tidak saling mengkafirkan satu sama lain, karena Nabi Muhammad Saw sangat melarang hal itu.