info kegiatan detail

FISIP Universitas Malikussaleh
  • Info
  • Info Kegiatan
staff

Lhokseumawe -- Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi (Aspikom) Aceh bersama Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Malikussaleh (Unimal), menggelar diskusi tentang Pilkada 2017 di Aula LPPM Unimal, Lancang Garam, Lhokseumawe, Sabtu (3/9/2016).

Disukusi tersebut mengangkat tema tentang Pilkada Aceh 2017 dalam Perspektif Masyarakat Pemilih, Penyelenggara/Pengawas, Akademisi dan Media.

Dalam kesempatan itu, panitia menghadirkan penyelenggara pemilu dari Komisi Independen Pemilihan (KIP) dan Panitia Pengawas Pemilihan (Paswaslih), pengamat media, akademisi, Ketua Aspikom, kalangan BEM FISIP Unimal dan Atjeh Analyst Club.

Ketua Aspikom Aceh, Kamaruddin Hasan, selain memaparkan momentum penting Aceh dalam Pilkada 2017, juga menjelaskan tentang pentingnya pemahaman komunikasi politik secara baik, untuk menghindari konflik-konflik dalam pemilu.

Dalam konteks kedaerahan Aceh, selama kurun waktu 35 tahun lebih sejak tahun 1976 sampai 2015, Aceh senantiasa menjadi daerah yang rawan dilanda konflik termasuk konflik sosial budaya, ekonomi dan komunikasi politik.

Akibat konflik tersebut menjadikan Aceh daerah yang kurang mampu mengembangkan dirinya, baik dalam segi politik, pembangunan, partisipasi masyarakat, kesejahteraan, perekonomian, sosial budaya dan pendidikan.

Masyarakat Aceh menjadi terkucil, saluran komunikasi tersumbat, senantiasa dalam ketakutan dan kekhawatiran. Memang mesti diakui, dalam proses komunikasi politik misalnya sudah menjadi kebiasaan tensi politik, sosial, ekonomi di wilayah bekas konflik seperti Aceh ini, selalu memanas sampai ke ranah kriminalitas.

 

Sumber asli dapat diakses di : http://www.goaceh.co/berita/baca/2016/09/03/aspikom-dan-lppm-unimal-gelar-diskusi-pilkada-2017#sthash.cYBRtWXR.dpbs