info kegiatan detail

FISIP Universitas Malikussaleh
  • Info
  • Info Kegiatan
staff

Lhoksukon -- Pengamat terorisme Al Chaidar meminta pemerintah segera menyerahkan amnesti untuk mantan komplotan bersenjata Nurdin Ismail alias Din Minimi. Hal tersebut menurutnya perlu diprioritaskan sebelum tahun 2017 mendatang. "Amnesti itu kan kepastian hukum. Jadi itu harus segera diselesaikan sebelum tahun 2017 ini. Jika itu tidak diselesaikan, dikhawatirkan akan menimbulkan reaksi negatif seperti sebelumnya," kata Al Chaidar kepada GoAceh, Minggu (14/8/2016).

Al Chaidar mengatakan, kelompok bersenjata Din Minimi pada Senin (28/12/2015) lalu yang akhirnya turun gunung dan menyerahkan belasan senjata api mereka kepada Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Letjend (Purn) Sutiyoso itu berdasarkan komitmen antara keduanya.

"Kelompok Din Minimi usai menyerah merilis sejumlah tuntutan kepada Pemerintah Aceh dan Pusat. Itu harus diselesaikan," tutur Dosen Ilmu Politik Universitas Malikussaleh (Unimal) Lhokseumawe itu.

"Sekarang ada kabar Sutiyoso kan mau diganti, jadi sebelum dia (Sutiyoso) diganti, persoalan amnesti harus diselesaikan terlebih dahulu oleh Presiden Jokowi agar tidak terjadi kembali hal-hal yang tidak diinginkan," ujarnya lagi.

 

Sumber asli dapat diakses di : http://www.goaceh.co/berita/baca/2016/08/14/al-chaidar-amnesti-untuk-din-minimi-harus-selesai-sebelum-2017#sthash.2iStOQfS.dpbs