info kegiatan detail

FISIP Universitas Malikussaleh
  • Info
  • Info Kegiatan
staff

Lhokseumawe – Konflik itu sebuah keniscayaan, sejak pertama politik diselenggarakan, konflik mendapatkan satu tempat di dalamnya. Konflik ini tidak bisa dihindari, terkadang konflik berdampak negatif.

Para pakar demokrasi memandang kehadiran konflik itu  bisa membuat demokrasi semakin kuat. Hal ini disampaikan oleh Direktur Koalisi NGO HAM Aceh, Zulfikar Muhammad, saat mengisi training pembentukan karakter pemuda prodemokrasi sebagai pengawal perdamaian di kota Lhokseumawe dengan tema Demokrasi dan Resolusi Konflik yang digelar oleh BEM FISIP Unimal Aceh Utara di Gor Acc, Kamis (11/08).

“Konflik akan merugikan masyarakat yang berujung pada kekerasan dan konflik juga bisa membawa masyarakat ke arah lebih baik”, kata Zulfikar.

Ia menambahkan, konflik ini tidak bisa dihindari. Makanya lahir tiga poin resolusi penting, diantaranya menerima perbedaan agama, budaya, dan tahta. Menemukan musuh bersama dan harus diperangi, seperti penggangguran dan kemiskinan. Menerima kekuasaan yang ada misalnya di saat kita sudah memilih pemimpin maka harus didukung.

 

Sumber asli dapat diakses di : http://pelita8.com/tiga-poin-penting-dalam-resolusi-konflik/