info kegiatan detail

FISIP Universitas Malikussaleh
  • Info
  • Info Kegiatan
Post : 26 Mei 2016
staff

Bukit Indah, Lhokseumawe – Di akhir bulan ini, tepatnya pada tanggal 31 Mei 2016, diperingati sebagai Hari Anti Tembakau Sedunia yang dicetuskan oleh WHO sejak tahun 1987. Berselang beberapa hari setelah itu, umat Islam menyambut bulan suci Ramadhan.

Menjelang dua momentum besar itu, Dekan FISIP Unimal, M. Akmal, S.Sos., MA, mengajak sivitas Unimal dan warga dunia untuk berhenti merokok. Dekan sendiri sudah memulai langkah tersebut pada dirinya sendiri.

“Alhamdulillah sudah lebih sepuluh hari tidak lagi menghisap rokok. Keluarga adalah inspirasi saya untuk berhenti merokok”, ujar M. Akmal.

Diperkirakan kebiasaan merokok setiap tahunnya menyebabkan kematian sebanyak 5,4 juta jiwa. Sementara itu, peneliti Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Soewarta Kosen, mengatakan, kerugian total akibat konsumsi rokok selama 2013 mencapai Rp 378,75 triliun. Jumlah itu berasal dari kerugian akibat membeli rokok Rp 138 triliun, hilangnya produktivitas akibat sakit, disabilitas dan kematian prematur di usia muda sebesar Rp 235,4 triliun, dan biaya berobat akibat penyakit-penyakit terkait tembakau sebanyak Rp 5,35 triliun.  Jumlah itu adalah 3,7 kali lebih besar dibanding cukai tembakau yang diperoleh negara pada tahun yang sama sebesar Rp 103,02 triliun (Kompas, 17/12/2015).

Dekan berharap, hadirnya bulan Ramadhan tahun ini dapat memacu masyarakat, khususnya sivitas Unimal untuk meninggalkan rokok sebagai kebiasaan yang tidak sehat. “Setelah berhenti merokok, saya sendiri merasakan tubuh lebih fit dan pikiran lebih segar. Dan banyak ternyata yang sudah menjalani hal ini dan merasakan hal yang sama dengan yang saya rasakan”, ungkap Dekan.