info kegiatan detail

FISIP Universitas Malikussaleh
  • Info
  • Info Kegiatan
Post : 06 Mei 2016
staff

MEDIAACEH.CO, Aceh Utara - Alumni Fisip Universitas Malikussaleh (Unimal) menilai, sejumlah aktivis mahasiswa yang berangkat ke Medan yang difasilitasi oleh PT PLN sudah mencoreng nama baik aktivis mahasiswa Aceh.

“Mahasiswa ikut bersama PLN menggelapkan Aceh, seharusnya kaum mahasiswa menjadi tempat menaruh harapan rakyat Aceh, dengan mahasiswa pelayanan publik Aceh seharusnya bisa lebih baik,” kata Juliadi, alumnus Fisip Universitas Malikussaleh, Rabu 5 Mei 2016.

Menurut Juliadi, mahasiswa terlalu cepat dipengaruhi oleh PT PLN sehingga terlupakan  permasalahan listrik yang selama ini masih bermasalah.

Sementara itu, Ketua Badan Esekutif Mahasiswa (BEM) Fisip Unimal Haris Munandar yang akrab disapa Haris Atok mengatakan, sangat kecewa dengan sikap sejumlah aktivis mahasiswa yang sangat mudah dipengaruhi oleh PLN.

Seharusnya kata Haris, perjalanan aktivis mahasiswa ke Medan dengan PT PLN memberikan dampak positif terhadap masalah listrik di Aceh.

“Harapan rakyat Aceh adalah permasalahan listrik di Aceh bisa selesai dengan gerakan yang dilakukan oleh mahasiswa. Mereka harus menyuarakan suara rakyat. Saat ini kami merasa malu dengan sikap mereka yang ikut dengan PLN ternyata untuk jalan-jalan, buktinya beredar foto mereka di media sosial dengan naik kuda,” kata Haris Atok.

Lebih lanjut kata Haris, para aktivis harus bersikap cerdas untuk kepentingan masyarakat, menyampaikan ide yang untuk menyelesaikan persoalan listrik di Aceh, jangan terlena dengan fasilitas yang diberikan oleh PLN.[]

 

Sumber asli dapat diakses di : http://mediaaceh.co/news/alumni-unimal-mahasiswa-ikut-bersama-pln-menggelapkan-aceh-3680