info kegiatan detail

FISIP Universitas Malikussaleh
  • Info
  • Info Kegiatan
Post : 26 April 2016
staff

Bukit Indah, Lhokseumawe – Dekan punya resep khusus untuk menanggulangi permasalahan sampah di lingkungan FISIP. Menurut Dekan, Gerakan Jum’at bersih tidak harus dilakukan kalau setiap mahasiswa punya kesadaran di dalam dirinya masing-masing untuk tidak membuang sampah sembarangan. Tambahan pula, mahasiswa harus memiliki rasa kepedulian terhadap lingkungan FISIP.

“Jika satu mahasiswa kutip satu sampah saja dalam sehari, saya yakin bersih kampus kita”, jelas Dekan FISIP, M. Akmal, S.Sos., MA

Namun beliau berpandangan bahwa kesadaran semacam itu masih belum terinternalisasi pada sebagian besar mahasiswa. Dekan menambahkan bahwa, “problem Indonesia pada umumnya adalah manusianya”. Oleh karena itu, perguruan tinggi hendaknya dapat menjadi wadah dalam membentuk kepribadian, sikap, dan watak manusia Indonesia yang baik, yaitu manusia yang beriman dan bertakwa, punya kepekaan sosial, dan mencintai lingkungan.

“Jadi, kampus bukan tempat orang belajar ilmu pengetahuan saja. Bukan diajarkan logika dan metodologi penelitian saja. Di sini mahasiswa perlu belajar berinteraksi, belajar etika, bertukar pikiran, membangun jati diri, dan menjadi pribadi yang berkelas. Termasuk menjaga kebersihan, mahasiswa harus peduli dengan hal-hal semacam itu”, pungkas Dekan.

Dekan menghimbau kepada setiap dosen agar selalu mengingatkan mahasiswa. Hal itu dapat dilakukan pada saat proses belajar mengajar di kelas, dimana dosen mengajak mahasiswa peduli FISIP dengan mengutip satu sampah saja sehari.