info kegiatan detail

FISIP Universitas Malikussaleh
  • Info
  • Info Kegiatan
Post : 14 Maret 2015
staff

Meulaboh -- Mursyidin Zakaria SAg MA, putra asal pedalaman dari dari Desa Langgo, Kecamatan Pante Ceureumen, Aceh Barat, Kamis (12/3) siang meraih gelar doktor (Dr) Ilmu Sosiologi dan Antropologi pada Fakulti Sain Sosial dan Kemanusiaan (FSSK) di Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM), Selangor, Malaysia.

Mursyidin saat ini aktif di sejumlah lembaga pendidikan tinggi di Aceh berhasil mempertahankan disertasinya pada ujian promosi dengan judul penelitian “Transformasi budaya politik Aceh kajian transformasi kepemimpinan GAM (Gerakan Aceh Merdeka) dari perjuangan bersenjata kepada perjuangan politik demokratik”.

Sidang disertasi dengan empat penguji Prof Ulung Dr Shahsul Amri Baharuddin, Prof Dr Amri Marzali, Dr Jane Kalang dan Prof Dr HAdi Awang berlangsung satu jam dibimbing Prof Dr Kamaruddin M Said.

Dalam paparannya, Mursyidin yang merupakan dosen PNS di Universitas Malikussaleh (Unimal) Lhokseumawe menyatakan, bahwa konflik Aceh adalah satu bentuk konflik sosial sangat serius karena berperang selama 32 tahun yang menyebabkan ribuan warga meninggal dan kesengsaraan masyarakat Aceh.

“Peperangan ini terjadi karena pihak GAM melancarkan perang terhadap pemerintah RI dengan tujuan untuk menjadikan Aceh sebuah negara dan bangsa merdeka,” ujar Muryidin yang saat ini menjabat sebagai Koordinator Akademi Komunitas Negeri (AKN) Aceh Barat.

Perang ini, ujar pria kelahiran 20 Juli 1977 itu, dikenal sebagai konflik pemisah dalam kalangan penduduk Aceh. Perang ini berakhir setelah Aceh dilanda tsunami yang menyebabkan puluhan ribu warga meninggal dan kesengsaraan. Kejadian tsunami melahirkan perundingan damai antara GAM dengan pemerintah RI di Helsinki, Filandia.

Mursyidin menyampaikan sistem demokrasi yang melibatkan GAM telah melahirkan pemimpin baru di Aceh dan sejak tahun 2006 silam dipimpin Irwandi Yusuf sebagai Gubernur dan M Nazar sebagai Wagub. Begitu juga dengan pemimpin legislatif di DPR Aceh dikuasai oleh mantan GAM. “Saat ini Pemerintahan Aceh kembali dijabat mantan tokoh GAM Zaini Abdullah-Muzakir Manaf,” jelas Mursyidin via BBM kepada Serambi, Jumat (13/3). (riz)

 

Sumber asli dapat diakses di : http://aceh.tribunnews.com/2015/03/14/putra-pedalaman-raih-doktor-di-malaysia