info kegiatan detail

FISIP Universitas Malikussaleh
  • Info
  • Info Kegiatan
Post : 20 Juli 2017
staff

Lhoksukon -- Wacana pembentukan Kabupaten Pase Raya mendapat dukungan penuh dari tokoh akademisi Universitas Malikussaleh (Unimal). Para perintis wacana ini diharapkan terus menyusun team work sesuai potensialnya dan membangun komunikasi yang baik dengan semua kalangan. "Ini sangat memungkinkan. Saya kira Aceh Utara yang luas ini bahkan bisa dimekarkan tiga hingga empat kabupaten. Katakanlah seperti Aceh Malaka, mereka walaupun belum apa-apa, tapi sekarang sudah maju satu langkah. Nah ini Pase Raya sudah mewacanakan ulang, ayo," kata Dosen Unimal, Kamaruddin Hasan saat berbincang dengan GoAceh, Kamis (20/7/2017).

Pada prinsipnya, kata Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisip) itu, wacana pembentukan kabupaten baru tersebut bakal mendapat dukungan yang besar dari berbagai elemen, lebih-lebih ini tujuannya untuk kesejahteraan dan kemaslahatan umat.

"Yang perlu diperhatikan adalah, yang pertama pada level Internal merepresentasikan semua stakeholder. Artinya begini, di dalamnya ada pengusaha, birokrat, tokoh masyarakat, keuchik-keuchik dan para akademisi serta LSM dan lain-lain," ucap Kamaruddin.

Setelah itu, sambung dia, sebagai langkah awal menunju pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB), Pase Raya perlu membuat pertemuan sesama stakeholder yang dimaksud. Selanjutnya barulah dikotakkan masing-masing stakeholder itu pada potensialnya masing-masing. Hal ini tentunya sangat perlu disegerakan, agar legalitasnya secara formalnya pun tersusun dengan baik.

"Dari semua stakeholder inilah nantinya kan ada masing-masing kemampuannya. Misalnya si ini bisa urus ini, yang lain lagi begitu juga bisa membangun sharing baik dengan eksekutif maupun legislatif," tutur Kamaruddin.

Ditanya mengenai geografi wilayah timur Aceh Utara jika memang nantinya wacana pemekaran terbentuk, Kamaruddin mengatakan, secara ilmuan sederhana, pembentukan Kabupaten Pase Raya dengan jumlah 8 kecamatan sudah sangat cukup.

"Geografi wilayah sudah oke. Kemudian faktor pendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah timur itu saya rasa juga sudah oke sekali. Artinya, bisa kita lihat sekarang di Aceh Utara ini yang tergolong wilayah maju adalah wilayah timur. Seperti Langkahan, Pantonlabu dan tiga kecamatan lain di Aceh Timur juga maju," ujarnya.

Untuk tahapan awalnya, Kamaruddin menyarankan agar semua stakeholder yang tergabung dalam Komite Pase Raya untuk harus benar-benar kompak dan berkomitmen supaya nantinya tidak ada lagi asumsi negatif yang muncul. Lebih-lebih proses pembentukan kabupaten baru ini membutuhkan dana secara swadaya antar sesama.

"Jika ada komentar-komentar miring tentang program (wacana) ini, kita tidak perlu menanggapinya. Diabaikan saja. Bila perlu mereka diberi pemahaman supaya memahami apa yang akan kita lakukan ini adalah demi kebaikan. Saya rasa begitu," pungkasnya lagi.

Menurut Kamaruddin, pembentukan kabupaten baru hanya membutuhkan waktu yang tidak lama. Namun semuanya tergantung juga tingkat kinerja tim work yang telah dibentuk.

"Itu tergantung kinerjanya. Kalau seperti saya bilang tadi, maka tidak akan lama prosesnya. Saya yakin kalau kompak, Pase Raya ini bisa jadi terbentuk sebelum masa periode Bupati Muhammad Thaib-Fauzi Yusuf habis. Intinya ya harus bersinergi," kata Kamaruddin.

Seperti diberitakan sebelumnya, wacana pembentukan Kabupaten Pase Raya itu bukanlah hal yang baru. Sebab, wacana yang satu ini pernah mencuat beberapa tahun lalu, hanya sempat vakum karena semua tim work sibuk dengan kegiatan masing-masing.

Keterangan yang diperoleh dari salah satu pengurus Komite Pase Raya, Hendra Nurdin, menyebut, ada 8 kecamatan yang sudah ditentukan akan bernaung di bawah Kabupaten Pase Raya. Masing-masing, di bagian timur Aceh Utara ada Kecamatan Baktiya Barat, Baktiya, Seunuddon, Tanah Jambo Aye dan Langkahan. Sementara dari Aceh Timur, ada Kecamatan Madat, Pante Bidari dan Kecamatan Simpang Ulim.

 

Sumber asli dapat diakses di : https://www.goaceh.co/berita/baca/2017/07/20/begini-kata-pengamat-soal-wacana-pembentukan-kabupaten-pase-raya#sthash.xeYd1ISz.dpbs