info kegiatan detail

FISIP Universitas Malikussaleh
  • Info
  • Info Kegiatan
Post : 25 April 2017
staff

Lhoksukon -- Mahasiswa Aceh juga turut berpartisipasi membahas persoalan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun Lhokseumawe. Hal tersebut disampaikan mahasiswa Aceh dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Indonesia di Cirebon, Jawa Barat, Senin (24/4/2017).

Ketua BEM Universitas Malikussaleh (Unimal) Lhokseumawe, Muslem Hamidi, kepada GoAceh mengatakan, dalam rakernas ke-X yang berlangsung sejak Kamis (20/4/2017) hingga Senin (24/4/201) itu, para mahasiswa BEM Unimal mengajak mahasiswa BEM se-Indonesia untuk sama-sama memperjuangkan KEK Arun Lhokseumawe.

"Kita (mahasiswa) meminta pemerintah merevisi PP Nomor 5 Tahun 2017 tentang KEK Arun Lhokseumawe, karena ada hal yang tidak sesuai dengan kekhususan Aceh," kata Muslem Hamidi saat menghubungi GoAceh, Senin (24/4/2017).

Muslem Hamidi mengatakan, rakernas bertema 'Optimalisasi Peran Pemuda dalam Membangun Bangsa' yang digelar di gedung Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) Cirebon, Jawa barat itu dihadiri oleh mahasiswa dari tiap-tiap provinsi. Dalam pertemuan tersebut, mereka membahas berbagai isu penting dari masing-masing daerahnya.

"Kita dari BEM Unimal sendiri mengirim tiga orang mahasiswa untuk mengikuti rakernas itu. Di sana para mahasiswa membahas isu dari masing-masing daerah. Sementara kita membahas isu KEK Arun Lhokseumawe dengan tujuan agar PP Nomor 5 Tahun 2017 direvisi," ujarnya.

Selaku mahasiswa aktivis, kata Muslem Hamidi, pihaknya akan terus berupaya memperjuangkan persoalan KEK Arun Lhokseumawe agar realisasinya lebih cepat dan tidak merugikan pemerintah daerah.

Seperti diketahui, KEK Arun Lhokseumawe yang diusul oleh konsorsium PT Pertamina (Persero), PT Pupuk Iskandar Muda, PT Pelabuhan Indonesia I (Persero), dan Perusahaan Daerah Pembangunan Aceh (PDPA) telah mendapat persetujuan resmi dari Walikota Lhokseumawe dan Bupati Aceh Utara dan diajukan oleh Gubernur Aceh kepada Dewan Nasional KEK.

Bahkan, setelah dilakukan pengkajian, Dewan Nasional KEK menyetujui usulan itu dan kemudian diajukan rekomendasi penetapannya kepada Presiden Joko Widodo.

 

Sumber asli dapat diakses di : https://www.goaceh.co/berita/baca/2017/04/24/mahasiswa-aceh-bahas-soal-kek-arun-dalam-rakernas-bem-seindonesia-di-cirebon#sthash.ghB6vXM6.dpbs