staff

Personalia dan Unit Penunjang

Ketua Prodi                          :  Kamaruddin, S.Sos., M.Si

Sekretaris Prodi                  :  Dwi Fitri, S.Sos., MA

Kepala Laboratorium         :  Harinawati, S.Sos., MA

Ketua Unit Jaminan Mutu  :  Awaludin Arifin, S.I.Kom., M.I.Kom

Administrasi Prodi              :  Arif Maulana, ST

                                                   Rosna Dewi, S.Sos

 

Apakah program studi ini tepat untuk Anda?

Dalam program studi Ilmu Komunikasi, Anda akan belajar secara lebih mendalam mengenai aspek-aspek komunikasi, baik secara teori maupun praktik. Dapat dikatakan bahwa Ilmu Komunikasi itu adalah gabungan antara ilmu dan seni dalam mengolah pesan.

Dengan belajar Ilmu Komunikasi, Anda akan belajar memahami apa saja yang terjadi selama komunikasi itu berlangsung. Misalnya siapa saja yang terlibat, bagaimana prosesnya, melalui apa, mengapa itu bisa terjadi, serta apa saja akibat yang ditimbulkan. Nah, dengan mempertimbangkan aspek-aspek tersebut, diharapkan Anda bisa membuat pesan-pesan yang efektif — alias yang bisa dimaknai dan dipahami dengan baik oleh orang lain. Ketika Anda mampu memberi pesan yang efektif, Anda bisa mendapat umpan balik (feedback) yang baik.

Dalam perkuliahan pada tahun pertama, Anda masih akan belajar mengenai ilmu-ilmu dasar sosial dan komunikasi. Mata kuliah yang diajarkan pun masih mata kuliah umum, seperti Pengantar Ilmu Komunikasi, Komunikasi Massa, Sosiologi Komunikasi, dan Psikologi Komunikasi.

Lalu pada semester ketiga perkuliahan, Anda bisa memilih konsentrasi sesuai dengan minat.

Selama kuliah di program studi Ilmu Komunikasi, Anda tidak cuma belajar teori. Anda juga akan diberi kesempatan untuk mempraktikannya. Praktikum-praktikum yang diajarkan sangat seru, lingkupnya luas, dari manajemen dan produksi televisi, radio, sampai media cetak.

Anda jadi bisa tahu, bagaimana proses produksi siaran televisi. Anda bakal belajar cara menjadi kameramen, produser, floor director, tim kreatif, reporter, dan juga presenter atau news anchor. Itu baru proses produksi siaran televisi. Masih ada proses produksi penyiaran radio dan juga media-media lainnya.

Ada juga mata kuliah Fotografi, dimana Anda akan belajar tentang teknik-teknik menghasilkan gambar yang gemilang. Skill fotografi ini bisa berguna untuk banyak hal, diantaranya saat Anda nanti bekerja sebagai wartawan. Kalau mau bekerja di bidang periklanan, kemampuan fotografi bisa berguna untuk memotret produk-produk periklanan.

Banyak yang menganggap jika ingin kuliah Ilmu Komunikasi itu syarat utamanya adalah cerewet dan jago ngomong. Padahal, itu salah besar! Yang penting bukan apa yang sekarang Anda punya, yang penting adalah niat dan minat yang tinggi buat mengembangkan diri dengan ilmu yang akan Anda dapat di program studi ini.

Kalau Anda merasa 'nggak jago ngomong', justru dengan kuliah di program studi Ilmu Komunikasi Anda bisa belajar dan mengasah kemampuan berbicara. Dengan belajar tata cara berkomunikasi dan penggunaan media komunikasi, Anda yang dulunya pemalu dan 'nggak pinter ngomong', bisa menjadi seorang komunikator yang handal!

Selain itu, komunikasi tidak hanya dilakukan lewat lisan. Kalau memang Anda pendiam, Anda bisa juga memilih untuk mengembangkan diri lewat tulisan atau kerja di balik layar.

 

Bagaimana prospek kerja lulusan Ilmu Komunikasi?

Mengingat pesatnya perkembangan media di Indonesia, peluang berkarir bagi lulusan Ilmu Komunikasi saat ini bisa dibilang terbuka lebar. Memang, lapangan kerja utama bagi lulusan Ilmu Komunikasi adalah media — baik media cetak, elektronik, maupun online.

Kalau Anda berminat bekerja di TV, Anda bisa melamar hampir semua posisi pekerjaan yang ditawarkan media elektronik tersebut. Anda bisa bekerja di departemen humas mereka, atau di divisi news sebagai reporter atau news anchor. Kalau Anda kebetulan mengambil konsentrasi Manajemen Komunikasi, Anda bisa melamar di bagian tim kreatif atau account executive mereka. Itu baru lapangan pekerjaan di industri televisi. Belum lagi kalau Anda mempertimbangkan keberadaan media lain seperti radio, koran, majalah, dan media online.

Kalau Anda tidak berminat bekerja di media, jangan khawatir juga. Hampir setiap instansi pemerintahan dan swasta membutuhkan tenaga kerja dengan latar belakang Ilmu Komunikasi, khususnya Public Relations. Anda juga bisa menjajal karir sebagai seorang copywriter atau fotografer.